Membuat Resolusi Tahun Baru
The Journal

Membuat Resolusi Tahun Baru dan Mewujudkan Mimpi

By on January 1st, 2016

Membuat resolusi tahun baru bukanlah hal yang tidak lazim. Saya sendiri sudah melakukannya dari SD, walaupun semakin dewasa, biasanya semakin malas membuat resolusi tahun baru, hehe.. Namun sebenarnya, membuat resolusi ini sangat perlu lho, terutama untuk menjaga kita agar tetap terarah pada peningkatan ke arah yang lebih baik lagi. Nah, masalahnya adalah, apakah setiap resolusi itu efektif? Berapa banyak resolusi yang terwujud hingga akhir tahun tiba?

 

Cara Membuat Resolusi Tahun Baru

Prioritas

Resolusi biasanya berisi tentang peningkatan pada diri sendiri, atau pencapaian tertentu dalam hidup, seperti studi, karir / pekerjaan, cinta, dan sebagainya. Semua sah saja untuk dimasukkan ke dalam resolusi. Namun urutkanlah dari yang paling penting dan prioritas. Setelah itu, pilihlah 5-8 resolusi teratas. Bila terlalu banyak juga tidak baik karena dapat memecah fokus kita dalam mencapainya; alhasil, malah akan banyak resolusi yang tidak tercapai.

Contoh: Bila diingat-ingat lagi, biasanya saya memiliki tema resolusi berbeda untuk setiap tahunnya. Misal saat SMA kelas 3, resolusinya lebih mengara pada kelulusan yang memuaskan, masuk universitas impian, dan resolusi untuk menghilangkan jerawat akan berada di prioritas yang rendah, hehe.. Tapi sekarang, saya lebih fokus ke finansial, anak dan kegiatan bersama keluarga :)

Realistis

Pilihlah resolusi yang sesuai dengan mimpi kita, namun tetap realistis. Bila resolusi tertentu sudah terus menerus di-estafet dari tahun-tahun sebelumnya, itu artinya ada sesuatu yang salah. Evaluasilah dengan jujur dan cari jalan keluarnya. Bisa jadi itu karena resolusi kurang realistis.

Ada teman yang cerita bahwa sudah 2 tahun dia memiliki resolusi yang tidak tercapai, yaitu membaca 1 buku dalam setiap bulannya. Bisa jadi hal ini tidak terlalu realistis karena banyaknya aktifitas. Memang, membayangkan hasilnya akan menjadi menyenangkan dan memuaskan. Namun bila resolusi dibuat untuk tidak tercapai, lebih baik kita coba turunkan standar, misalnya: mulai dengan menyelesaikan 1 buku dalam waktu maksimal 3 bulan.

Perencanaan yang Detail

Buatlah langkah demi langkah yang perlu dilakukan untuk mencapai setiap point resolusi tahun baru yang sudah dibuat. Cantumkan juga tenggat waktu untuk mencapainya, dan apa langkah yang harus dilakukan bila salah satu langkah tersebut tidak tercapai tepat pada waktunya.

Idealnya, 1 resolusi memiliki 3-5 langkah yang dapat dibayangkan sebagai anak tangga menuju resolusi tersebut. Misalnya, resolusi untuk “Diving di Raja Ampat” dapat dimulai dengan mendapatkan sertifikasi diving, riset dan merencanakan perjalanan sebelum Juni 2016, mencari uang tambahan sebesar Rp.1.000.000,- per bulan selama 6 bulan.

 

Cara Mewujudkannya

Bila sudah dibuat, maka tuliskanlah pada kertas, lalu tempelkan pada tempat yang paling sering dilihat namun tidak dilihat orang lain dengan mudah. Hal ini untuk menjaga privasi dan mencegah orang tertentu yang tidak diinginkan untuk membaca resolusi kita.

Ada juga yang menyarankan untuk memberitahu ke sebanyak mungkin orang tentang resolusi kita, agar dapat menumbuhkan mimpi tersebut secara terus menerus di bawah alam bawah sadar, mendorong diri sendiri untuk mencapainya, dan siapa tahu mengenal orang yang dapat membantu mewujudkan resolusi tersebut.

Bila saya, biasanya saya tulis di agenda DAN salah satu tempat pribadi yang sering diakses, seperti bagian dalam pintu lemari pakaian, atau di kaca kamar mandi kos, atau di kaca meja rias. Tahun ini malah lebih gila lagi. Karena resolusi tahun baru 2016 lebih mengarah ke keluarga, jadinya bisa berbagi dengan Eko. Supaya kami berdua bisa baca terus menerus, ada 1 tempat di mana kami biasanya sendirian, diem nongkrong, ga ada hal lain yang dikerjain selain hal ‘itu’, dan sering ke sana (padahal sebenarnya mau me-time, ga diganggu Lala), yaitu: WC :p Dinding WC udah saya tulisin pake boardmarker, wkwkwk.. 

 

Nah, itu tips dari kami untuk cara membuat resolusi tahun baru dan mewujudkan mimpi. Ada tips yang kelewatkah oleh kami? 😉

 

XO, Diana
TAGS
RELATED POSTS

LEAVE A COMMENT

Our Adventure in Picture
Advertisement Smell Like Home
(c) Smell Like Home, 2017 Any unauthorized use, sharing, copy, editing, reproduction, or distribution without permission is strictly prohibited by law. Violation of any of these agreements will result in the law enforcement.
Chinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesian

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com