Panduan Lengkap Transportasi Umum di Bangkok
ThailandTransportation

Panduan Lengkap Transportasi Umum di Bangkok

By on August 5th, 2020

Hampir setiap kali traveling, transportasi jadi salah satu pertimbangan utama kami dan termasuk transportasi umum di Bangkok. Selain karena faktor mobilitas, kami juga memanfaatkan kesempatan traveling untuk mengenalkan transportasi umum kepada anak-anak, terutama karena keterbatasan sarana transportasi umum di Bali, tempat kami tinggal sekarang.

Sepanjang trip ke Thailand, kami banyak menyewa mobil untuk explore hampir semua kota yang kami kunjungi mulai dari Khao Yai, Amphawa dan Hua Hin kecuali Bangkok. Salah satu alasannya adalah karena tingkat kemacetan Bangkok yang merupakan kota besar yang sangat sibuk. Karena itu, kombinasi riset lokasi akomodasi di Bangkok dan akses transportasi umum di Bangkok menjadi penting agar traveling di Bangkok bisa lebih nyaman dan efektif (hemat waktu, gak capek di jalan, bisa mengunjungi banyak tempat).

Panduan Lengkap Transportasi Umum di Bangkok

Naik BTS di Bangkok

Penampakan Kereta BTSSource: (c) SmellLikeHome.com

Penampakan Kereta BTS

BTS adalah singkatan dari The Bangkok Mass Transit System. Ini adalah sistem transportasi kereta listrik yang jalurnya berada di atas jalan, sehingga seringkali juga disebut skytrain. BTS ini bisa dibilang jadi moda transportasi utama kami selama di Bangkok, karena, selain bebas macet, BTS adalah pilihan transportasi umum di Bangkok yang memiliki akses paling banyak di seluruh Bangkok. Selain itu, di beberapa stasiun BTS juga sudah terintegrasi dengan moda transportasi umum lain seperti MRT dan juga Chao Praya Express Boat.

Loket Tiket BTSSource: (c) SmellLikeHome.com

Loket Tiket BTS

Informasi terkait rute dan tarif BTS bisa kita dapatkan dengan cukup lengkap di website BTS Bangkok berikut. Kita bisa cek tarif baik dari stasiun ke stasiun maupun langsung ke destinasi, jadi buat yang suka bikin budget traveling (seperti kami), informasi ini sangat membantu.

Tiket BTS sendiri ada 2 pilihan, yaitu single journey atau one day pass, di mana kedua jenis tiket ini bisa kita dapatkan di setiap stasiun BTS. Kami sendiri selalu menggunakan single journey ticket karena dalam satu hari biasanya kami hanya berpergian ke satu atau dua destinasi, jadi lebih menguntungkan dari sisi biaya. Tapi minus-nya adalah, kita harus mengantri cukup lama untuk membeli tiket di waktu jam ramai (misal, jam pergi atau pulang kantor).

MRT Bangkok Fare and Map

Moda transportasi umum di Bangkok selanjutnya adalah MRT, yang serupa dengan BTS tapi rutenya melewati jalur bawah tanah. Menggunakan MRT juga menjadi salah satu pilihan bebas macet di Bangkok. Walaupun jalur dan stasiun MRT tidak sebanyak BTS, tapi beberapa stasiun utama sudah terintegrasi antara MRT dan BTS sehingga memudahkan kita saat berpindah moda transportasi.

Sepanjang trip kami di Bangkok, kami hanya sekali menggunakan MRT saat menuju ke Nanta Show. Saat itu, kami naik MRT tepat saat jam pulang kerja, antrian tiket saat itu sangat panjang. Beruntungnya, waktu itu kami bawa anak kecil jadi bisa sedikit diutamakan. Nah, untuk MRT Bangkok Fare and Map nya bisa cek di link MRT Bangkok berikut ya.

Chao Phraya Express Boat

Chao Phraya Express BoatSource: (c) SmellLikeHome.com

Chao Phraya Express Boat

Moda transportasi umum di Bangkok yang cukup sering sekaligus paling unik selama kami trip di Bangkok, yaitu Chao Phraya Express Boat. Seperti kita tahu, Kota Bangkok dilalui sebuah sungai besar bernama Chao Phraya yang menjadi ikon sekaligus urat nadi kehidupan di Kota Bangkok, dan sungai ini juga menjadi salah satu jalur transportasi utama yang paling sibuk di Bangkok. Oleh karena itu, tidak heran transportasi sungai ini menjadi penting dan dikelola dengan cukup baik.

Dermaga Chao Phraya Express Tepat di Depan Wat ArunSource: (c) SmellLikeHome.com

Dermaga Chao Phraya Express Tepat di Depan Wat Arun

Saat kami menyusun itinerary, banyak sekali akses menuju destinasi yang kami tuju paling efektif dicapai menggunakan Chao Phraya Express Boat. Ada 4 rute Chao Phraya Express yang ditandai dengan 4 warna bendera, yaitu No Flag, Orange Flag, Yellow Flag dan Green Flag. Detail lengkap peta dan harga tiket, bisa dilihat di link Chao Praya Express berikut.

Selain lalu lalang Chao Phraya Express Boat, sungai Chao Phraya ini juga sibuk dilalui oleh banyak private boat yang menawarkan pengalaman, baik makan, pijat, atau bahkan party di atas sungai Chao Phraya. Selain itu, ada juga beberapa kapal milik mall atau hotel yang menyediakan transportasi/shuttle boat gratis pengunjung mall atau tamu hotel tersebut.

Naik Grab di Bangkok

Sepanjang penglihatan kami, Grab sepertinya menjadi penguasa taxi online di Bangkok karena banyaknya iklan di tempat-tempat umum. Kami sendiri hanya dua kali menggunakan Grab, di mana salah satunya adalah saat menuju airport dari tempat akomodasi kami. Jadi hanya sekali tuh kami naik Grab Car di dalam kota (yaitu saat pulang dari Nanta Show), dan macetnya luar biasa; bahkan mobil sempat diam tidak bergerak di tengah kemacetan Kota Bangkok.

Grab di Bangkok sendiri ada banyak pilihannya, mulai dari GrabBike, GrabCar, GrabTaxi, GrabCar Premium. Bila kita butuh mobil dengan kapasitas bagasi atau penumpang lebih banyak, ada juga pilihan GrabSUV dan GrabVan. Selain itu, kita juga bisa melakukan booking sesuai kebutuhan dan jadwal kita, jadi tidak perlu buru-buru pesan Grab, misalnya saat berangkat ke bandara. Dan yang terakhir, Grab di Bangkok juga punya fitur pemesanan personal driver buat kita, bahkan kita bisa pilih mau driver wanita atau pria lho. Jadi sebenarnya fitur Grab di Bangkok ini cukup lengkap dengan banyak pilihan kendaraan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan kita. Hanya saja, kita harus mempertimbangkan faktor kepadatan lalu lintas Kota Bangkok saat menggunakan Grab atau taxi umum. Yah, boleh lah (terpaksa) dipake kalo di tempat itu tidak ada pilihan transportasi umum lainnya.

Transportasi Umum di Bangkok Lainnya

Selain semua moda transportasi di atas, ada juga moda transportasi umum di Bangkok lainnya yang tidak kami gunakan dengan berbagai alasan. Ada bus yang hampir kami gunakan saat “agak” tersesat di daerah Siam dan tanya-tanya arah jalan ke anak sekolah yang menyarankan kami naik bus, terus kami urung naik bus karena takut tambah nyasar karena keadaan bus-nya mirip kopaja plus takut-takut ga tau berentinya di mana :)

Moda transportasi lain yang tidak kami coba adalah tuk tuk (kesel ya ke Thailand tapi ga naik tuk tuk hahaha). Sebenarnya hampir tuh naik tuk tuk, tapi negosiasi-nya alot sekali ya dengan supir Thailand dan setelah cek Grab kok lebih murah naik GrabCar, maka urunglah kami naik tuk tuk yang ikonik Thailand banget itu. Tapi tidak perlu bersedih hati, paling gak, Lala sempet foto naik tuk-tuk(an) waktu kami di Asiatique, dia yang nyetir pula tuhhhh :p

Tuk Tuk di AsiatiqueSource: (c) SmellLikeHome.com

Tuk Tuk di Asiatique

Ya, kurang lebih begitu pengalaman kami menggunakan moda transportasi umum di Bangkok, semoga informasinya bisa berguna bagi teman-teman yang berencana jalan-jalan ke Bangkok ya. Stay safe! :)

Cheers,
Eko
TAGS
RELATED POSTS

LEAVE A COMMENT

Our Latest Spotify Podcast

(c) Smell Like Home, 2020.

Any unauthorized use, sharing, copy, editing, reproduction, or distribution without permission is strictly prohibited by law. Violation of any of these agreements will result in the law enforcement.

Chinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesian

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com