Review Ovation of the Seas Singapore Cruise
Malaysia Review Singapore Stay Transportation

Review Ovation of the Seas Singapore Cruise 4D3N: Tips, Biaya untuk First Timer yang Bawa Keluarga

on
December 5, 2025

Kenapa kami bisa sampe nulis review Ovation of the Seas Singapore Cruise? Karena, sejak 2024, kami berempat sekeluarga belum pernah traveling yang agak jauh. Sedangkan, pas Eko pulang di Agustus 2025 selepas S2 di UK selama setahun, rasanya males banget kalo harus riset dan susun itinerary yang susah-susah. Energi kami rasanya udah habis untuk setahun LDM itu haha..

Jadi, pas browsing-browsing di Traveloka, ada trip cruise yang jadwalnya pas dengan saat libur Galungan di bulan November. Yah, gak pas-pas amat sih, bolos 2 hari lah jadi dapat seminggu hahahhaa. Cruise yang berangkat dari Singapore ini jadi pilihan yang pas, karena: kami belum pernah naik, gak usah susah susun itinerary, tinggal bayar, semua entertainment sudah ada termasuk untuk dewasa dan anak-anak! Gak perlu pusing pikirin hotel, transport, kuliner, dan entertainment. Briliant banget dah ide ini!

Akhirnya kami pergi naik cruise Ovation of the Seas-nya Royal Caribbean tanggal 17-20 November (4 hari 3 malam), trus lanjut nginap 2 malam di Singapore, di mana tujuan utama di Singapore adalah AQUARIUM GEDE karena KAI BELUM PERNAH, katanya.. -.-”

Terakhir kali kami ke Singapore, rasanya 8 tahun yang lalu waktu hamil Kai 🙂

Ini blog Singapore lainnya untuk referensi kalian yaaa..

Itinerary Ovation of the Seas Singapore to Penang

Hari ke-1: Boarding Singapore

  • Flight DPS-SGP Terminal 4, pake Air Asia jam 7.15-9.55 pagi. Dari sini langsung ke Marina Bay Cruise Center Singapore untuk naik cruise, jadi gak nginep lagi di Singapore. Dari pagi, sudah bisa langsung check-in, walaupun semua kamar di kapal baru siap jam 13.00.
  • Makin awal check-in, makin oke guys, karena kita bisa langsung makan di sana — walaupun gak semua resto sudah buka.
  • Di bandara Changi, kami mau aktifin paket roaming XL yang sudah kami beli dari Indonesia TAPI TERNYATA GAK BISA. Zonk banget deh, ngulik 40 menit di sana tapi nihil. Segala setting APN sudah dicoba. Akhirnya kami beli Sim Card di Changi, yang kuotanya 100GB untuk 7 hari, bisa dipakai untuk Malaysia juga. Aku rasa ini kuotanya cukup buat orang 1 provinsi deh, karena toh di cruise nanti juga gak ada sinyal. Harganya SGD 35, merek SIMBA. Aumm..! Si XL bener-bener deh. Kayaknya gak mau lagi beli paket roaming-nya dia.

Hari ke-2: Penang

  • Turun di Penang. Jadwal sandar kapal sebenernya jam 15.00-21.00. Tapi jam 14.00 ternyata udah sampe, jadi kami sudah bisa turun.
  • Kami jalan kaki di Penang sesuai map kuliner yang sudah kami tandai di Google Map, tapi pas pulang ke kapal-nya naik Grab Car. Gampang kok pesennya, murah juga.
  • Siang jam 3-an gitu banyak tempat makan masih tutup, sepertinya jam istirahat. Mereka buka jam lunch dan dinner.
  • Kami explore sebentar, cuma kulineran, dan gak masuk attraction berbayar. Sorenya sekitar jam 5-6 sudah balik ke kapal, karena kami sudah booking dinner jam 8.
  • Tapi khasnya di Penang, banyak rumah-rumah peranakan. Kalo suka, kalian bisa pertimbangkan untuk beli tiket on the spot.
  • Makanan yang berkesan ada Penang Road Famous Laksa, kuahnya agak encer sih, tapi kayak perpaduan laksa dan tom yum. Unik deh, kami suka sih.. Kami juga pesan char kwe tiau-nya. Yah, nothing special, enak tapi B aja..
  • Di jalan yang sama dengan si Laksa, juga banyak jajanan lain, guys. Seru deh jalanan ini, rame. Di ujung jalan, ada Ming Xiang Tai Pastry Penang Road, cobain deh. Kami cukup rekomen Cha Siew Pao-nya. Tapi egg tart-nya mah masih kalah sama Tai Cheong Bakery punya Hong Kong ya.. Si Tai Cheong juga ada stall kok di Singapore, kami nemu di Vivocity Basement 2 #B2-02.
  • Udah deh, dari sana kami pulang ke kapal. Dari list kami, cuma dapat 20% yang buka. Sedih hahahhaa.. Tp karena perut kenyang terus di sana, yah gpp deh. Mgkn next time ya..

Hari ke-3: Full Day Cruise

Hari ini full day di cruise. Review dan tips-nya ada di bawah ya..

Hari ke-4: Disembark in Singapore

  • Hari ini kami turun dan check out dari kapal setelah sarapan. Karena anak-anak masih tidur, kami bawa sarapan dari Windjammer buat mereka ke kamar, juga bawa beberapa makanan untuk bekal jalan di Singapore hari ini.
  • Nanti keluarnya diatur keluar bergiliran oleh staf cruise-nya. Rapi banget deh pokoknya, tinggal ikutin semua instruksinya. Kami keluar kapal dengan santai, sekitar jam 8.30 pagi.
  • Dari sana, Eko sendirian drop koper ke hotel karena kami belum bisa check in. Lalu kami ketemuan lagi di tempat sarapan, yaitu 3 Meals a Day. Nasi telur asinnya enak!!!
  • Setelah itu kami cari Soi 19 Thai Wanton Mee karena aku selalu pengen ini tiap ke Singapore. Ketemulah yang deket di Raffles Hospital dan kami mampir juga ke Church of Our Lady of Lourdes pas lewat sana.
  • Setelah makan mie, kami ke Central Library di bagian Kids Section. Recommended banget, karena bukunya banyaakk dan menyenangkan untuk anak-anak. Mereka juga punya buku parenting untuk parents yang nungguin. Kalo gak perlu ke tempat lain, kayaknya kami masih bisa di sini sampe sore.
  • Sebelum ke tujuan selanjutnya, kami makan siang dulu. Kali ini, kami ke Albert Centre Market & Food Centre untuk berburu black carrot cake yang bukan kue ya. Di sana ada stall Song Zhou Carrot Cake yang rating-nya oke. Di sini Kai bisa dong tidur sebentar kayak bayi, jadi digendong Eko di 1 tangan gitu di tempat duduk. Capek dia bangun kepagian haha..
  • Dari sini, kita hunting dessert. Tadinya mau ke Ah Chew, tapi sepupuku bilang ada tempat baru di gang sebelahnya. Jadi kami cobain Yat Ka Yan Dessert (Tan Quee Lan). Tapi menurut kami, menunya lebih beragam si Ah Chew.
  • Setelah makan, kami meluncur ke Keppel Centre for Art Education yang terletak di National Gallery Singapore. Di sini ada beberapa ruang activity untuk anak, termasuk clay dan melukis untuk anak-anak. Semua gratis ya. Tapi perhatikan jam, karena mereka tutup jam 12.30-13.00 & 15.30-16.00 untuk sesi bebersih.
  • Di Gallery juga lagi ada pameran Children’s Biennale yang masih buka hingga 29 Mar 2026. Oke banget iniii.. Awalnya anak-anak agak lesu, mungkin pikirnya, “Ni lihat apaan sih, karya seni apa?” Tapi di sana disediakan brosur yang bisa di-cap setiap kali anak-anak datangin 1 pameran. Totalnya ada 9 pameran di tempat yang guedeee itu. Kalo lengkap semua stamp-nya, mereka dapat “hadiah” nantinya. Nah, baru deh tuh mereka semangat 45. Ada bagusnya juga gak dikasih tahu hadiahnya, karena ternyata hadiahnya “cuma” sticker hahaha.. Ya, yang penting mereka have fun. Mereka juga gak ngeluh sih dapat sticker, cuma mama-nya aja yang dalam hati bilang, “cuma itu??” Padahal kaki udah gemporr..
  • Abis dari sini, kami jalan kaki ke Clarke Quey untuk makan bak kut teh di NG AH SIO Bak Kut Teh (Clarke Quay Central).
  • Trus, habis makan, kami naik MRT buat liat Garden Rhapsody (Gardens by the bay) jam 7.45, lalu meluncur dan lihat Spectra – A Light & Water Show jam 9.00 malam. Abis ini pulang. Gempor, guys, hari ini dapat 25.000 LANGKAH! LUAR BIASA!!! Fyi, kami sekeluarga, 4 kepala, lebih suka SpectraCukup kayaknya nonton Garden Raphsody. Cari tempat duduknya lumayan, tapi show-nya ternyata B aja.
  • Tentunya, setelah hari yang panjang ini, kami langsung pulang ke hotel.

Hotel Owen House by Habyt (Previously Hmlet)

Untuk akomodasi di Singapore, kami beli di booking.com, untuk 2 malam, di kamar Family Room yang guede untuk ukuran Singapore. Kami beli ini setelah browsing kamar-kamar di Singapore dan memutuskan bahwa: harga ini termasuk oke untuk 4 orang, 2 malam.

Di Singapore sendiri, kamar hotel yang oke per malam untuk 2 orang itu sekitar 1.5 juta. Jadi kalo beli di hotel, bisa 6 juta totalnya. Di Owen, kami dapat harga SG$424 atau sekitar Rp 5.4 juta family room yang super nyaman.

Lokasinya pun cuma 2 menit jalan dari MRT Farrer Park Exit A.

Hari ke-5: Full Day di Singapore

  • Karena dekat hotel, kami mampir ke Novena Church, di-klaim sebagai salah satu gereja tercantik oleh sepupu kami yang tinggal di sana. Katanya, di sana juga banyak doa dikabulkan. Emang bener sih, aura-nya beda. Semoga kalian bisa mampir juga yaaa kalo ke Singapore.
  • Setelah makan siang di dekat sana, kami tancap naik MRT ke Harbourfront, trus keluar di pintu Exit D untuk naik bis RWS8 ke Sentosa, yang cuma SG$1 per orang (dibanding kalo naik MRT ke Sentosa harganya SG$5 per orang).
  • Di Sentosa, kami langsung ke Singapore Oceanarium yang tiketnya sudah kami beli dulu lewat Traveloka.
  • Setelah puas, kami balik dari Sentosa ke Vivo City pake MRT (free, tidak bayar lagi), makan sebentar di food court-nya, lalu cus ke Orchard dan Lucky Plaza. Untuk apa? Untuk bela-belain mau kasih Lala & Kai Turkish Ice Cream! Haha.. mereka belum pernah nih dikerjain tukang es krim. Udah sampe sana, kami jalan-jalan dulu, tak lupa makan ice cream uncle (search aja: orchard sandwich ice cream), trus menikmati lampu-lampu Natal di jalan, masuk ke Kinokuniya, beli bekal di 7-11, trus balik ke hotel.

Besoknya, kami pagi-pagi sudah terbang balik ke Bali pake Air Asia juga.

 

Review Ovation of the Seas Singapore Cruise

Nah, ini dia review Cruise Ovation of the Seas Singapore yang kami naiki di bulan November 2025:

Fasilitas Ovation of the Seas

  • Setelah check-in, masing-masing tamu akan dapat 1 kartu, yang dapat dipake untuk semuanya. Di kartunya ada namanya masing-masing, jadi jangan ketuker pas tap.
  • Di kamar ada TV. Ada beberapa film yang gratis, dan ada beberapa film yang harus sewa.
  • Di cruise hari pertama, kami langsung register-in anak-anak untuk kids club (tapi belum bisa langsung main), dan harus pake kartu orang tua (di sini lah kami baru tau itu kartu ada namanya, hahaaa)
  • Wi-fi onboard yang gratis bisa dipakai untuk mengakses aplikasi Royal Caribbean. Aplikasi ini dipake untuk lihat semua acara yang ada di kapal, beserta jadwal dan ruangannya. Kalo mau bayar wi-fi lagi juga bisa. Cuma, buat aku sih, ini kesempatan untuk detox internet dan kerjaan.
  • Kalo mau panggil housekeeping, kita bisa scan QR di kartu yang ada di kamar. Semuanya high-tech dan dipermudah banget.
  • Kolam renangnya ada indoor dan outdoor. Keduanya punya 2 jacuzzi. DUH ENAK BANGET DAH berendem air hangat di sini. Ada juga kolam khusus 18+. Jangan bayangin yang aneh-aneh dulu. Ini tuh kolam biasa, yang terdiri dari kolam-kolam kecil yang cuma buat duduk-duduk dan disuguhi pemandangan laut dari jendela kacanya yang super besar. Kebayang dong kalo ada anak-anak di sini? Bukannya bikin relax malah bikin spaneng. Makanya kolam di sini cuma boleh 18+. Ada juga balkonnya yang bisa langsung lihat laut, nongkrong di sini relaxing banget sih — dan bahaya juga untuk anak-anak karena gak semua area balkon ini ditutupi kaca.
  • Fasilitas lain oke banget. Handuk kolam juga gak pelit dan gak rese. Kalo dimasukin koper pun kayaknya gak ketahuan, TAPI JANGAN YAAAAAA..
  • Katanya sih, mereka ada alat untuk penghancur sampah. Jadi sampah organik dihancurkan dan di’buang’ ke laut setelah diolah sehingga tidak merusak lingkungan. Cukup oke sih dengernya ya. Tapi membayangkan berapa listrik, polusi, dan panas yang dihasilkan dalam 1 trip, jadi merasa agak bersalah.. 🙁

Kamar Balcony with Obstructed Sea View

Kamar ini paling murah (setahuku) untuk 2 dewasa + 2 anak. Bahkan lebih murah dari kamar tanpa balkon. Worth it gak? Banget! Ini meskipun judulnya “obstructed” alias ada halangan, tapi view lautnya masih dapat banget kok.. Harga murah, balkon dapet (buat nongkrong cari angin dan jemur baju renang), trus kamarnya juga gak sumpek.

Tapi setahuku, ada juga kamar yang “obstructed” dan gak hadap ke laut. Nah, ini (kalo aku lihat dari Youtube2) agak sumpek deh, karena lihat bangunan di bagian dalam kapal gitu lho. Buset dah, udah kayak di gedung di Jakarta rasanya. Tapi kalian coba lihat-lihat lagi aja yaa review-review kamar lainnya.

Ukuran kamar nge-pas ya. Kami bawa koper large bisa lah ditaruh di depan kamar mandi dalam keadaan terbuka. Tapi kalo bawa koper lagi, kayaknya gak cukup, guys. Jadi, saranku, dalam 1 kamar, maksimal bawa 2 koper small, atau 1 koper large.

Kamar dibersihkan 2 kali sehari. Ranjang anak-anak itu ada di sofa bed, dan di-setting oleh stafnya sekalian dipasangin sprei dan sarung bantal.

Makanan Ovation of the Seas Singapore Cruise

  • No complaint. Makanan berlimpah ruah 24/7. Kalian gak mungkin kelaparan di sini. Coba aku review satu per satu yang aku ingat ya..
  • Restoran Windjammer marketplace (Deck 14), dekat kolam renang, adalah satu-satunya restoran buffet untuk breakfast, lunch, dan dinner di kapal ini. Makanan oke, banyak, tapi not the best.
  • Selain Windjammer, restoran lain biasanya perlu reservasi terutama untuk dinner.
  • Solarium adalah restoran di dekat kolam renang (Deck 14), di seberang sisi Windjammer. Menurutku? Mereka sombong banget hahaha.. Reservasi untuk dinner pun susah banget, buset dah, mungkin karena tempatnya lebih kecil? Entahlah. Padahal, makanannya pun gak enak-enak banget. Tapii, di sini dinner-nya daging semua, mulai dari ayam, sapi, babi, seafood. But, again, not the best. Aku gak cobain breakfast dan lunch di sini.
  • Dining Room Deck 3, kami cobain pas lunch saat pertama kali tiba di cruise. Enak kok, ala-carte & set menu, tapi aku gak inget menunya apa haha..
  • Dining Room Deck 3, di seberang resto lunch hari pertama, kami cobain breakfast-nya. Saranku, kalo mau hemat waktu, jangan breakfast di restoran, karena NUNGGUNYA LAMA. Ya wajarlah ya, semua ala-carte itu mereka masak satu-satu. Katanya sih, menu omellete antriannya paling gila haha.. Jadi, kalo breakfast buat kalian gak terlalu penting dan mengutamakan banyak menu, pergilah ke Windjammer aja.
  • Dining Room Deck 4, kami gak cobain. Tapi di seberangnya.. ada My Time. Aku bahas yaaaaaa..
  • My Time Dining Room Deck 4, kami dinner di malam terakhir dan sudah reservasi sebelumnya. DAN KAMI NYESEL BANGET KENAPA GAK DATENG DARI KEMARIN-KEMARIN. INI JAPANESE BEEF STEAKNYA SUMPAH ENAK BANGET GUYS!!! Kalo aku udah tulis pake tanda besar semua di situ artinya ini signifikan ya. Pengen makan 2 tapi takut gak habis, jadi aku berusaha gak maruk. Trus kami sudah keburu bikin reservasi tenis meja setelah dinner, jadi harus cus. DUH, AKU PENGEN BALIK LAGI KE SANA CUMA UNTUK BEEF-STEAK-nyaaaa.. Call me “lebay” and I don’t mind. Pokoknya, kalo kalian ke sana, cobain aja dari malam pertama. Aku gak tau menunya sama gak untuk tiap malam. Aku juga gak tahu chef-nya akan sama gak. Tapi aku harap, kalian juga akan bisa mencicipi beef-steak yang luar biasa lembut, kaya rasa, tapi harum banget itu. Aku pesen tingkat kematangan medium-well, anyway.
  • Ada (satu-satunya) cafe pizza di Deck 5, yang PIZZAnya ENAK, walau menunya cuma ada yang cheese, pepperoni cheese, sama apa gitu. Kami paling suka yang pepperoni chess. Pizzanya mereka bikin sendiri, kejunya juga tetep lembut meski sudah agak dingin. Cafe ini buka sampe subuh.
  • Banyak restoran lain yang berbayar juga, tapi tentu saja kami gak cobain, karena cobain yang gratis pun gak kecoba semua. Haha..

Activities & Attraction Ovation of the Seas

Banyak banget. Sampe aku bingung mau cerita dari mana. Ok, I’ll try my best.

  • Tiap malam ada show, ada yang harus reservasi, ada yang nggak. kalo bisa reservasi (lewat apps), lakukanlah. Karena akan didahulukan untuk masuk dibanding yang gak reservasi. Lumayan, kita jadi bisa pilih tempat duluan.
  • Ada juga beberapa pertunjukkan musik gratis di restoran-restoran tertentu. Kalo mau nonton aja, gak harus makan di sana kok. Duduk aja di restonya dan gak beli apa-apa juga boleh.
  • Ada games dan trivia, biasanya di cafe-cafe tertentu di Deck 5. Jadwalnya bisa dilihat di aplikasi Royal Caribbean.
  • Ada juga dance lesson (aku ikut satu kali, seru!), card lesson, jadwal panjat tebing untuk dewasa maupun anak-anak, dll. Kebanyakan gratis, tapi ada juga yang berbayar.
  • Di Deck 15, ada area untuk permainan indoor, dan Timezone mini gitu (kalo game arcade ini bayar lagi). Ada juga jadwal roller-skate, bumping car (alias boom boom car), atau kompetisi games tertentu. Beberapa perlu reservasi, tapi beberapa boleh langsung datang aja. Lumayan guys, untuk ngabisin energy setelah makan banyak.

 

Tips Naik Cruise untuk Keluarga

  • Lihat semua jadwal aktivitas dari aplikasi Royal Caribbean, dan langsung tambahkan kegiatan yang diinginkan di kalender aplikasi. Kita jadi lebih gampang jadwal kita mau ngapain aja.
  • Breakfast atau lunch boleh di restoran buffet. Tapi kalo dinner, usahakan reservasi di restoran-restorannya yang free karena biasanya menunya dan rasanya jauh lebih oke.
  • Bawa orang tua juga oke banget. Tapi biasanya mereka lebih suka duduk dan tidur di kursi malas di samping kolam renang. Enak sih memang, karena disuguhi pemandangan laut dengan kaca besar di sekelilingnya.

 

Harga Ovation of the Seas Singapore Cruise

  • Repotnya naik cruise itu adalah isi Singapore Arrival Card berkali-kali, yaitu saat pertama kali mendarat pake pesawat, saat masuk cruise lagi dari Penang, dan saat check-out dari cruise dan masuk ke Singapore lagi.
  • Kami mengambil kamar Balcony with Obstructed Sea View untuk 2 dewasa 2 anak (4-12 tahun)
  • Rute cruise Singapore-Penang-Singapore untuk 4 hari 3 malam
  • Kami beli di Traveloka totalnya Rp 21.966.040
  • Trus, ada biaya lagi yang ditagihnya setelah kita selesai cruise, yaitu Cruise Gratuities wajib (alias tips) sebesar US$18.5 per orang per malam. Jadi untuk 3 malam, per orang US$55,5 sehingga total kami berempat sekeluarga US$222.

Kayaknya udah semua sih, semoga gak ada yang ketinggalan ya.

Untuk budget, detail-nya tidak akan kami tulis lagi karena sebagian besar sudah di-spill di atas ya.
Saat di Singapore (3 hari 2 malam), kami berempat menghabiskan sekitar SGD$164,05 untuk makanan, dan SGD$67,9 untuk transportasi.

Kalo ditanya, “mau pergi lagi gak?” Jawabannya: “Mau, tapi dengan orang dewasa aja” hahaa… Eh, tapi, harga termurah per pax itu kalo 2 dewasa + 2 anak (di bawah 12 tahun) lho. Jadi yang anaknya masih di umur 4-12 tahun, mendingan pergi sekarang. Haha..

Semoga artikelnya bermanfaat buat teman-teman yang mau pergi cruise. Have fun!

XOXO,
Diana
TAGS
RELATED POSTS

LEAVE A COMMENT

Eko, Diana & Ariella
Bali, Indonesia

Hi, we are a family of 4, who loves to spend our time together, and traveling is just one of the reasons. We share the best PLACE & TIPS in Indonesia with kids. We always believe that faith & love come first, and other things will follow. Join our adventure updates and discover the essence of family traveling with us!

Awards & Media

Best Indonesian Parenting Blog 2023 Smell Like Home Twinkl

Banner BlogPartner Backlink.co.id

Our Latest Spotify Podcast

(c) Smell Like Home, 2017-2024

Any unauthorized use, sharing, copy, editing, reproduction, or distribution without permission is strictly prohibited by law. Violation of any of these agreements will result in the law enforcement.