Sanggraloka Farm Ubud Review
BaliNature & Parks

Sanggraloka Farm Ubud Review

By on May 20th, 2021

Sanggraloka Farm adalah salah satu tempat wisata sungai di Bali favorit kami. Sebagai penggemar wisata alam di Bali, kami mencari tempat yang ijo-ijo atau banyak ricik airnya, sekaligus menyenangkan dan aman untuk anak-anak. Di saat pandemi seperti ini syaratnya juga nambah: kalo bisa, tidak terlalu ramai. :)

Berikut Sanggraloka Farm Ubud review dari kami yaaa..

Sanggraloka Farm Ubud RiversideSource: (c) SmellLikeHome.com

Sanggraloka Farm Ubud Review

Akses ke Sanggraloka Farm

Berjarak kurang lebih 1 jam dari Denpasar, Sanggraloka Farm termasuk dalam wilayah Gianyar, atau berjarak sekitar 20 menit dari pusat Ubud. Jalan ke sana sudah bagus, aspal semua, namun memang agak sempit tapi masih cukup dilalui 2 mobil. Sampai di sana, tempat parkirnya beralas batu kerikil sehingga tidak becek, dan cukup luas untuk menampung 6-8 mobil.

 

Sanggraloka Farm Tiket Masuk

Saat kami ke sana di bulan Mei 2021, memang ada loket masuk dan tukang parkir, tapi tidak ada tiket masuk. Tapi barusan aku lihat di IG mereka, sudah ada tiket masuk, tapi gak mahal kok:

HTM Rp.20.000,- per orang (di atas 12 tahun) , bisa ditukarkan dengan makanan dan minuman.

 

Area Farm & Selfie di Sanggraloka Farm

Sanggraloka Farm PlantsSource: (c) SmellLikeHome.com

Saat masuk, kita akan menuruni tangga menuju area rumput dan farm, juga ada ayunan besar / swing yang bisa digunakan untuk area selfie juga. Tapi karena tidak ada penjaganya, kami tidak berani naik karena ayunannya cukup tinggi. Area farm ditanami berbagai tanaman seperti cabai, terong, serai, kemangi, dsb — lengkap dengan papan kayu kecil dengan nama masing-masing tanaman. Anak-anak jadi bisa melihat langsung tanaman-tanaman tersebut sambil belajar — asik banget!

Sanggraloka Farm Bird NestSource: (c) SmellLikeHome.com

Setelah menuruni tangga ke tingkat berikutnya, kita akan menemukan beberapa area untuk selfie juga, seperti ‘sarang burung’ atau bird nest dengan latar belakang pepohonan nan hijau. Lumayan juga ya buat anak-anak muda dan pasangan. Karena itu, tidak heran tempat ini kadang ramai juga saat hari libur Bali seperti Hari Raya Galungan dan Kuningan.

 

Playground dan Taman Sanggraloka Farm

Salah satu yang kami suka dari Sanggraloka Farm adalah area playground dengan berbagai permainan ketangkasan yang terbuat dari kayu, mulai dari slide, monkey bar, mini wall climbing, net climbing, dll. Hal ini bikin kami semua jauh dari gadget, sekaligus menghabiskan tenaga anak-anak dengan cara yang menyenangkan. Area playground ini terletak di dekat pondok restoran yang ada meja bar-nya.

Sanggraloka Farm PlaygroundSource: (c) SmellLikeHome.com

Selain itu, kalo playground penuh, anak-anak juga tetap bisa main dan lari-lari di area taman yang berumput hijau. Buat yang dewasa juga enak banget buat lepas sandal dan grounding sejenak sambil menarik napas dari udara segar… ahh.. :)

 

Sanggraloka Farm Restoran dan Menu

Selain area selfie dan bermain, Sanggraloka Farm juga memiliki beberapa pondok makan terbuka, area lesehan, saung makan yang berbentuk bird nest (atau Lala menyebutnya ‘iglo‘) dari dahan ranting, serta meja panjang di tepi tebing, dan area mencuci tangan.

Di sini, kita bisa memesan makanan dari berbagai menu yang bervariatif dan harganya pun terjangkau, seperti:

  • Indonesian food (ayam bakar, iga bakar, mujair nyat-nyat, gado-gado, dll)
  • Western food (pizza, pasta, dll)
  • Dessert (banana split with ice cream, banana pancake, pisang goreng, fruit bowl, dll)
  • Snack (lumpia, rujak, salad, dll)

Sanggraloka Farm Resto MenuSource: (c) SmellLikeHome.com
Harganya pun cukup terjangkau: harga makanan utama dengan nasi sekitar Rp.35.000,-, pizza ukuran besar sekitar Rp.60.000,- hingga Rp.70.000,-, snack dan minuman mulai dari Rp.10.000,- kalo gak salah. Kami makan siang berempat habis sekitar Rp.200.000,-.

 

Sanggraloka Farm Riverside & Balinese Pool

Sanggraloka Farm Jembatan BambuSource: (c) SmellLikeHome.com

Setelah makan siang, kami turun ke area tepi sungai dengan melewati beberapa anak tangga yang terbuat dari semen. Di bawah ada sebuah jembatan bambu yang juga cantik untuk foto-foto, sebelum akhirnya kita dapat melihat kolam ikan serta kolam alami (Balinese pool) di tepi sungai.

Sanggraloka Farm RiversideSource: (c) SmellLikeHome.com

Selain itu, ada juga (sejenis) ‘gazebo’ yang terbuat dari bambu, ruang ganti dengan pintu bambu (tapi tidak ada shower-nya ya), dan beberapa sekat seperti loker tanpa pintu yang juga terbuat dari bambu. Area tepi sungai ini juga memiliki beberapa area rumput dan kolam yang terawat, sehingga nyaman bagi kami.

Sanggraloka Farm Gazebo Ruang GantiSource: (c) SmellLikeHome.com

 

Setelah ganti baju renang (memang sudah kami siapkan dari rumah), kami bermain air di sungai dan di kolam hingga sore, sebelum akhirnya ganti baju dan pulang ke rumah.

Sebelum pulang, Lala sudah bilang, “Ma, nanti pengen datang lagi ke sini ya!” Baiklahhhhh.. 😀

Tempat Wisata Sungai di Bali

 

Sanggraloka Farm Ubud Opening Hour

Senin – Jumat jam 11.00-20.00
Sabtu – Minggu jam 10.00-21.00

Sanggraloka Farm Ubud

Address: Jl. Raya Bresela, Bresela, Payangan, Kabupaten Gianyar, Bali 80361
Phone: +62877-6126-1052
Instagram Sanggraloka Farm
Facebook Sanggraloka Farm

 

Itulah Sanggraloka Farm Ubud review dari kami ya. Semoga bermanfaat!

XO, Diana
TAGS
RELATED POSTS

LEAVE A COMMENT

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com